Jangan di Klik

Featured Post Today
print this page
Latest Post
Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Bahan Jamur

🍄LUMBUNG JAMUR 🍄
Eksperimen jamur udah sampai 31 menu:
1.tongseng jamur
2. Rica rica jamur kemangi
3.sate jamur
4.sambel goreng jamur teri petai
5.steak ayam jamur saos teriyaki
6.Nasi uduk serundeng jamur sambel teri
7.sambel jamur mangga muda
8.rolade ayam jamur saos teriyaki
9. Nasi Uduk tumis tuna jamur cabe hijau
10. Serundeng jamur
11. Nuget jamur frozen
12.rolade ayam jamur frozen
13.Garang asem jamur
14. Pepes jamur
15.rendang jamur
16.tumis jamur
17.cilok jamur puyuh
18. Bakwan ayam jamur
19. Cilok jamur usus
20.gulai jamur
21.sempol jamur
22. cilok jamur hati
23.capcay jamur
24.cilok jamur cabe
25. Sempol jamur frozen
26.cilok jamur frozen
27.jamur kuping crispy
28.sup jamur baso
29.tumis jamur kancing saos tiram
30.begedel jamur kuping
31.Nasi bakar ayam jamur rica2 kemangi.

0 comments

Cara Setting Wifi dan Setting Pasword Wifi



Cara Setting Wifi dan Setting Pasword Wifi

Untuk mengatur wifi harus mengetahui IP gateway dengan cara mengetahui IP gateway / default gateway koneksi internet. Cara menegetahui IP gateway adalah dengan cara
1.       klik start lalu cari menu Run
2.       lalu klik Run
3.       lalu ketik cmd
4.       lalu enter
5.       lalu ketik ipconfig.
6.       Akan muncul IP gateway (Setiap model modem memiliki IP gateway yang berbeda-beda)
7.       Isi User name: admin
8.       Isi Pasword: admin


Untuk setting password WIFI adalah dengan cara
1.       Masuk ke menu Interface Setup
2.       Lalu klik wireless
3.       Lalu cari Pre-Shared Key
4.       Isilah kolom disampingnya dengan password yang kamu kehendaki
5.       Save

0 comments

Risalah Tentang Metode Penelitian Hukum (1)



Risalah Tentang Metode Penelitian Hukum (1)
Oleh: Moh. Dliya’ul Chaq*[1]

1.       Antara Batasan Masalah dengan Rumusan Masalah
Rumusan masalah dan Batasan masalah adalah sama. Hanya saja, dalam batasan masalah dijelaskan tentang alasan penentuan rumusan masalah serta membeberkan masalah yang sangat banyak yang mungkin muncul dari latar belakang masalah atau judul.
Contoh: Judul Perkawinan Komunitas Syiah Perspektif KHI (Studi Kasus di Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan)
Judul tersebut memiliki beberapa masalah yang mungkin untuk diteliti:
-      Jika KHI mengharuskan Saksi, sementara fiqih syiah tidak mengharuskan saksi, maka masalah yang akan diteliti adalah terkait tentang saksi dalam perkawinan komunitas syiah tersebut.
-      Jika KHI mengharuskan wali, sementara fiqih syiah tidak mengharuskan wali, maka masalah yang akan diteliti adalah terkait tentang wali dalam perkawinan komunitas syiah tersebut.
-      Jika KHI mewajibkan pencatatan perkawinan yang didalamnya harus menyebutkan siapa wali dan saksinya, sementara fiqih syiah tidak mewajibkannya, maka Apakah selama ini praktik perkawinan komunitas syiah benar-benar berlangsung tanpa wali hingga tanpa KUA (di bawah tangan), ataukah dengan wali yang dilakukan di KUA?
-      Jika prktik perkawinan komunitas syiah dilakukan dengan dicatatkan di KUA, maka berarti mereka mengakui adanya wali dan saksi. Lalu bagaimana sebenarnya pendapat komunitas syiah terkait adanya wali dan saksi? Ataukah mereka berafiliasi pada salah satu madzhab syiah yang menyatakan keharusan adanya wali?
Itulah masalah-masalah yang mungkin muncul dalam satu judul. Oleh karena itu perlu dilakukan pembatasan masalah dengan memilih beberapa pertanyaan/masalah yang dijadikan sebagai rumusan masalah dalam penelitian ini. Jadi batasan masalah dengan rumusan masalaha haruslah sama.

2.       Tentang Data dan Sumber Data
Data adalah sebuah data masalah yang akan diteliti. Sedangkan sumber data adalah sumber perolehan data penelitian (sumber data harus menyebut status orang yang diwawancarai, bukan umum pada sebuah lembaga/komunitas). Oleh karenanya jika terdapat rumusan masalah sebagai berikut:
a.    Bagaimana praktik perkawinan kominitas syiah di bangil pasuruan terkait tentang wali perspektif KHI?
Maka, data dalam penelitian ini adalah data tentang perkawinan komunitas syiah di Bangil Pasuruan.
Sedangkan sumber datanya adalah individu yang terlibat langsung dalam data tersebut. Cnotoh: 1) Ketua Pondok YAPI Bangil Pasuruan, 2) Pelaku pernikahan komunitas syiah, 3) Tokoh Agama dalam komunitas syiah, dll. (Tidak ditulis dengan Komunitas syiah di Bangil Pasuruan)

3.       Antara Tujuan Praktis dan Saran
Dlam penelitian terdapat tujuan praktis. Tujuan praktis ini akan dijawab/ditindaklanjuti dalam saran.

4.       Antara Pendekatan dan Teori
Teori adalah rumusan hasil pemikiran yang mampu digunakan untuk menganalisa / menyelesaikan masalah. Sementara pendekatan adalah pola fikir menganalisa masalah berdasarkan teori yang ada.
Contoh:
a.    Judul ” Perkawinan Komunitas Syiah Perspektif KHI (Studi Kasus di Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan)”
Judul tersebut jelas menggunakan teori KHI. Dalam prakteknya, KHI digunakan untuk menyoroti / menaganalisa masalah di komunitas syiah. Sedangkan pendekatannya dapat menggunakan pendekatan maqashid, dalam praktiknya yakni mengungkap maqashid yang ada dalam KHI dan komunitas syiah. Bisa juga dengan menggunakan pendekatan sosiologis yang prakteknya adalah mengungkap hukum yang hidup di masyarakat.

b.    Judul ”Studi Komparasi Hak Ijbar Wali dalam KHI dan Fiqih Empat Madzhab”.
Judul tersebut jelas menggunakan dua teori, yakni KHI dan Fqiqih Empat Madzhab. Sedangkan pendekatannya dapat menggunakan pendekatan mashlahah, dalam praktiknya yakni mengungkap mashlahah yang ada dalam KHI dan fiqih empat madzhab.

c.    Judul ”Perspektif Maslahah Mursalah Tentang Ihdad Bagi Laki-Laki”
Judul tersebut jelas menggunakan teori maslahah sebagai alat analisa. Dalam menganalisa juga dapat menggunakan pendekatan maslahah itu sendiri atau menggunakan pendekatan sejarah hukum, sosiologi, normatif dan lain sebagainya untuk mengungkap fiqih yang telah ada atau menimang sisi maslahahnya.

5.       Model Analisa (Tashdiq)
Analisa (bisa juga di sebut tashdiq) merupakan pola fikir untuk menyoroti masalah dengan sebuah teori.
-    Induktif               :          Menggambarkan/mendeskripsikan (Tashawwur) masalah atau praktik atau kasus yang ada di lapangan yang mana kasus atau masalah yang ada di lapangan jumlahnya sangat banyak. Dari berbagai kasus tersebut di gabungkan dan ditemukan sebuah kesimpulan.
-    Deduktif               :Menjelaskan/mendeskripsikan sebuah teori untuk digunakan sebagai alat / ukuran untuk menyoroti masalah. Lalu dari teori tersebut dikeluarkan sebuah kesimpulan/hukum terhadap berbagai masalah.
-    Induktif-Deduktif  :          Menggambarkan/mendeskripsikan (Tashawwur) masalah atau praktik atau kasus yang ada di lapangan atau kepustakaan, lalu masalah tersebut disoroti dengan sebuah teori, lalu disimpulkan.
-    Deduktif-Induktif  :          Menjelaskan/mendeskripsikan sebuah teori untuk digunakan sebagai alat / ukuran untuk menyoroti masalah. Lalu teori tersebut diuji di lapangan terkait tentang keseusuaian teori terhadap praktek.



[1] * Pengajar di Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) Jombang.
0 comments

RUTE WISATA RELIGI PONDOK PESANTREN AL-AMANAH TAMBAKBERAS JOMBANG 2014

RENCANA RUTE WISATA RELIGI PONDOK PESANTREN AL-AMANAH TAMBAKBERAS JOMBANG TAHUN 
(Wali Lima Jawa Timur dan Madura)

Alternatif 1
NO
Makam
Sampai Di Makam
Keluar Dari Makam
Perjalanan
1
Tambakberas

7.30
30 Menit
2
Tebuireng
8.00
9.00
120 Menit
3
Sunan Bonang & Sholat
11.00
13.00
30 Menit
4
Asmoroqondi
13.30
14.30
120 Menit
5
Sunan Drajat
16.30
17.30
240 Menit
6
Sunan Ampel
21.30
22.30

7
Maulana Malik Ibrahim
TIDAK MUNGKIN TERLAKSANA (TERLALU MALAM PADA HARI PERTAMA)
8
Habib Abu Bakar Asegaf
9
Sunan Giri
10
Mbah Kholil
11
Ratu Ebu
12
Batu Ampar

Alternatif 2
(Hari Ke-1 sampai jam 20.15, Hari Ke-2 Sampai Jam 00.40)
NO
Makam
Sampai Di Makam
Keluar Dari Makam
Perjalanan
1
Tambakberas

7.30
30 Menit
2
Tebuireng
08.00
09.00
120 Menit
3
Sunan Ampel
11.00
12.00
60 Menit
4
Mbah Kholil & Sholat
13.00
14.30
40 Menit
5
Ratu Ebu
15.10
16.30
150 Menit
6
Batu Ampar
19.00
20.00
15 Menit
7
Penginapan
20.15
07.00
240 Menit
8
Sunan Giri
11.00
12.00
20 Menit
9
Maulana Malik Ibrahim
12.20
13.20
10 Menit
10
Habib Abu Bakar Asegaf & Sholat
13.40
14.40
150 Menit
11
Sunan Drajat
17.10
18.10
120 Menit
12
Asmoroqondi & Sholat
20.10
21.10
30 Menit
13
Sunan Bonang
21.40
22.40
120 Menit
14
Pondok
00.40



Alternatif 3
(Hari Ke-1 sampai jam 22.00, Hari Ke-2 Sampai Jam 23.00)
NO
Makam
Sampai Di Makam
Keluar Dari Makam
Perjalanan
1
Tambakberas

7.30
30 Menit
2
Tebuireng
08.00
09.00
120 Menit
3
Sunan Ampel
11.00
12.00
40 Menit
4
Maulana Malik Ibrahim
12.40
13.40
10 Menit
5
Habib Abu Bakar Asegaf & Sholat
13.50
14.50
20 Menit
6
Sunan Giri
15.10
16.30
90 Menit
7
Mbah Kholil
18.00
19.00
180 Menit
8
Penginapan
22.00
07.30
15 Menit
9
Batu Ampar
07.45
08.45
150 Menit
10
Ratu Ebu
11.15
12.15
250 Menit
11
Sunan Drajat & Sholat
16.25
17.25
120 Menit
12
Asmoroqondi
19.25
20.25
30 Menit
13
Sunan Bonang & Sholat
20.55
21.00
120 Menit
14
Pondok
23.00



  Catatan:
Alternatif 3 Lebih ringan dilakukan, terlebih ketika pemberangkatan dari tambakberas diawalkan

0 comments
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. EKSPLORIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger